Nunsius Apostolik Suriah Kunjungi Desa-Desa Kristen di Provinsi Idlib
Oleh Antonella Palermo
Nunsius Apostolik untuk Suriah, Uskup Agung Luigi Roberto Cona, mengunjungi desa-desa Kristen seperti Yaqubie, Knaye, dan Ghassanieh di wilayah barat laut Suriah pada 26–28 Juni.
Ia disambut hangat oleh komunitas-komunitas yang telah bertahan menghadapi bertahun-tahun perang, pengungsian, dan baru-baru ini gempa bumi yang menghancurkan.
Selama kunjungan tersebut, Uskup Agung Cona mendengarkan ketakutan dan harapan warga setempat serta mendorong umat beriman untuk menaruh kepercayaan kepada Allah, bahkan di tengah ketidakpastian situasi saat ini.
Desa-desa yang terletak di perbukitan pertanian Provinsi Idlib itu, yang pernah menjadi basis kelompok yang disebut Negara Islam (ISIS), merupakan rumah bagi salah satu komunitas Kristiani tertua di Suriah.
Kunjungan tersebut dimungkinkan berkat kehadiran para biarawan Fransiskan yang terus melayani Gereja-Gereja lokal, memelihara iman dan menjaga harapan di tengah berbagai kesulitan selama beberapa tahun terakhir.
Nunsius juga mengunjungi berbagai fasilitas komunitas yang didukung oleh para Fransiskan, termasuk inisiatif pendidikan dan layanan kesehatan. Ia mendengarkan kesaksian warga yang kehidupannya sangat terdampak oleh konflik dan gempa bumi.
Di antara mereka yang membagikan pengalaman terdapat warga yang pernah mengalami penganiayaan, kekerasan, serta kehilangan rumah dan mata pencaharian.
Kisah-kisah mereka mencerminkan penderitaan yang dialami komunitas tersebut sekaligus tekad mereka untuk tetap bertahan di tanah leluhur mereka.
Uskup Agung Cona juga mendengarkan keprihatinan kaum muda yang berbicara mengenai kebutuhan akan pelatihan, kesempatan kerja, dan dukungan guna menjamin masa depan desa-desa tersebut.
Salah satu gagasan yang dibahas adalah pemugaran bangunan-bangunan tradisional untuk mendorong pariwisata dan membantu menghidupkan kembali perekonomian setempat.
Selain bertemu warga setempat, Uskup Agung Cona juga mengadakan pembicaraan dengan sejumlah pejabat publik, termasuk Wakil Menteri Dalam Negeri Abdel Qader Tahan, Ahmad Hassinat dari Sekretariat Jenderal Urusan Politik, anggota parlemen Mustafa Moussa, Direktur Distrik Al-Shughur Abdel Razzaq Alloush, dan Ahmad Ghandour, Direktur Rumah Sakit Al-Rahma di Darkush.