Cari

Sinode Gereja Metodis dan Waldensian (foto diambil dari halaman Facebook mereka) Sinode Gereja Metodis dan Waldensian (foto diambil dari halaman Facebook mereka)

Paus kepada Sinode Waldensian: Bersaksilah bersama tentang kebebasan anak-anak Allah

Dalam pesan yang ditandatangani Sekretaris Negara Vatikan, Kardinal Pietro Parolin, Paus menyampaikan salam kepada Gereja-Gereja Metodis dan Waldensian pada kesempatan pembukaan Sinode mereka. Secara khusus, ia merefleksikan kecerdasan buatan dan menekankan perlunya “memajukan teknologi tanpa membiarkan hati manusia mengalami kemunduran”

Vatican News

Paus Leo XIV menyampaikan “harapan terbaiknya” kepada Sinode Gereja-Gereja Metodis dan Waldensian, yang dimulai pada Sabtu, 22 Agustus, di Torre Pellice, wilayah Piedmont, Italia utara.

Pesan tersebut ditujukan kepada Uskup Katolik Derio Olivero dari Pinerolo dan ditandatangani oleh Sekretaris Negara Vatikan, Kardinal Pietro Parolin.

Gereja Injili Waldensian merupakan sebuah denominasi Protestan yang hadir di Italia, Swiss, dan Amerika Selatan, serta tergabung dengan Gereja Injili Metodis.

Sinode Persatuan Gereja Metodis dan Waldensian berlangsung dari 22 hingga 26 Agustus 2026 di Torre Pellice, Provinsi Turin. Majelis tersebut dipanggil untuk membahas dan menentukan agenda serta prioritas mereka di masa depan.

Dalam persidangan itu, berbagai isu akan dibahas, termasuk perdamaian, keadilan sosial, ekumenisme, hak asasi manusia, perlindungan terhadap kelompok rentan, keberlanjutan, serta tantangan yang dihadapi kesaksian Kristiani di dunia saat ini.

Umat Kristiani dipanggil untuk bersama-sama bersaksi tentang kebebasan

Dalam pesannya, Paus merefleksikan kecerdasan buatan, yang menjadi tema utama pada hari menjelang pembukaan kegiatan Sinode.

“Menghadapi revolusi digital,” demikian bunyi pesan tersebut, “yang tampaknya mengisyaratkan terlampauinya manusia, Paus mendorong kita untuk menyadari bahwa umat Kristiani dipanggil untuk bersama-sama bersaksi tentang kebebasan manusia yang diciptakan menurut gambar dan rupa Allah.”

Mengingat sebuah bagian dari ensiklik Magnifica humanitas, Paus Leo XIV menekankan perlunya untuk “memajukan teknologi tanpa membiarkan hati manusia mengalami kemunduran.”

Dengan harapan ini, ia memohonkan karunia-karunia Roh Kudus dan berkat Tuhan atas Sinode tersebut.

24 Aug 2026, 12:07