Cari

Paus Leo XIV menyambut anggota militer Portugal Paus Leo XIV menyambut anggota militer Portugal  (@Vatican Media)

Paus kepada militer Portugal: Jadilah kuat dalam Tuhan dan lindungi warga negara

Paus Leo XIV mengenang dua prajurit muda Portugal yang baru-baru ini meninggal dunia dalam pertemuan dengan para anggota Ordinariat Militer Portugal. Ia juga mendorong mereka yang hadir untuk menjadi kuat dalam Tuhan sambil melindungi tanah air, supremasi hukum, serta kehidupan dan keamanan sesama warga negara.

Oleh Isabella H. de Carvalho

Dalam sambutannya kepada para anggota Ordinariat Militer Portugal, Paus Leo XIV mendorong mereka untuk menemukan kekuatan di dalam Tuhan agar dapat menjalankan tugas mereka dengan rendah hati, menyadari bahwa manusia tidak dapat mengandalkan diri sendiri sepenuhnya.

“Setiap hari, masing-masing dari Anda mengemban misi mulia untuk membela kedaulatan tanah air dan supremasi hukum, menjaga keamanan sesama warga negara, serta melindungi mereka dari ketidakadilan,” kata Paus dalam pertemuannya dengan kelompok tersebut di Vatikan pada Senin, 24 Agustus.

Paus menyampaikan salamnya “kepada seluruh anggota—baik Kristen maupun non-Kristen—Angkatan Darat, Angkatan Udara, Angkatan Laut, Garda Republik Nasional, dan Kepolisian Keamanan Publik di Portugal.” Ia juga mengenang dua prajurit muda yang meninggal dunia pada Jumat, 21 Agustus.

Mereka, kata Paus, “kehilangan nyawa ketika dengan murah hati berhenti di jalan, seperti Orang Samaria yang Baik Hati, untuk memberikan pertolongan.” Ia menambahkan bahwa dirinya mempercayakan kedua prajurit tersebut dan keluarga mereka kepada Tuhan. Kedua anggota militer itu tertabrak sebuah kendaraan di jalan raya ketika sedang membantu seorang pengemudi truk yang mengalami ban kempis.

Para anggota Ordinariat Militer tersebut berada di Roma untuk merayakan sejumlah peringatan, termasuk 60 tahun berdirinya vikariat pada 1966, pengangkatannya menjadi ordinariat militer pada 1981, serta 25 tahun sejak penunjukan Uskup pertamanya.

Paus bersama para anggota Ordinariat Militer Portugal
Paus bersama para anggota Ordinariat Militer Portugal   (@VATICAN MEDIA)

Timbalah kekuatan dari Tuhan

Dalam sambutannya, Paus mengajak mereka yang beragama Kristen untuk menjadikan ziarah ke Roma ini sebagai kesempatan pembaruan pribadi dan penguatan iman. Ia mendorong mereka untuk mengikuti perkataan Santo Paulus dalam Surat kepada Jemaat di Efesus: “Hendaklah kamu kuat di dalam Tuhan” dan “berdirilah teguh, berikatpinggangkan kebenaran dan berbajuzirahkan keadilan, serta kakimu berkasutkan kerelaan untuk memberitakan Injil damai sejahtera.”

Paus juga mendesak mereka untuk menjadi kuat di dalam Tuhan seperti perwira di Kapernaum—yang memohon kepada Yesus agar menyembuhkan hambanya yang sedang menderita—karena ia datang kepada Kristus dengan menyadari “bahwa manusia tidak dapat mencukupi dirinya sendiri, melainkan mendambakan sesuatu yang lebih, sesuatu yang melampaui dirinya.”

“Ia sangat memahami nilai-nilai yang membentuk hidup Anda: ketaatan, disiplin, pengorbanan diri, kesetiaan, persahabatan, dedikasi, tanggung jawab, dan keberanian,” jelas Paus, seraya menekankan bahwa prajurit tersebut “merasakan kebutuhan akan Tuhan.”

Dalam sikapnya, lanjut Paus, sang perwira menunjukkan bagaimana ia “menghargai hierarki,” dan “dimensi kehidupan sehari-harinya itu membawanya untuk memahami hubungannya dengan Yesus dari Nazaret, yang diakuinya sebagai Tuhan dan Allahnya.”

Paus bersama para anggota Ordinariat Militer Portugal
Paus bersama para anggota Ordinariat Militer Portugal   (@VATICAN MEDIA)

Keberanian untuk rendah hati

“Di satu sisi, prajurit ini menyadari kewibawaannya; di sisi lain, di hadapan Putra Allah, ia menunjukkan kekuatan iman dan keberanian untuk rendah hati,” tegas Paus.

“Sesungguhnya, betapapun besar tanggung jawab seseorang, betapapun besar kekuasaan yang dijalankannya, dan betapapun tanpa cela dirinya, ia tetap selalu lapar akan yang tak terbatas dan haus akan keabadian,” tekannya.

“Kini, yang tak terbatas dan keabadian itu berada dalam jangkauan kita di dalam Yesus Kristus: semuanya itu merupakan anugerah dari Tuhan,” katanya.

Para anggota Ordinariat Militer Portugal dalam pertemuan mereka dengan Paus
Para anggota Ordinariat Militer Portugal dalam pertemuan mereka dengan Paus   (@Vatican Media)

“Para kapelan, lanjutkan misi Anda”

Akhirnya, saat berbicara kepada para kapelan, Paus menekankan bahwa Gereja mempercayakan kepada mereka “pertumbuhan rohani para anggota militer dan petugas kepolisian.”

Ia mendorong mereka untuk menyambut semua orang, mendengarkan mereka, membawa Sabda Allah kepada mereka, serta bertindak atas nama Kristus dalam merayakan Sakramen-Sakramen dan mendampingi setiap pribadi beserta keluarganya.

“Dari pelayanan khusus ini akan lahir buah-buah pertumbuhan pribadi dalam penghayatan hidup Kristiani dan penguatan esprit de corps atau semangat kebersamaan dalam tubuh Militer dan Pasukan Keamanan yang Anda layani,” lanjut Paus sambil mengucapkan terima kasih atas pelayanan mereka.

“Kesaksian Anda tentang kasih kepada Gereja dan kepada negara merupakan balsem yang membawa penghiburan dan memberikan harapan,” katanya. Paus menutup sambutannya dengan doa agar Bunda Maria dari Fatima menyertai semua yang hadir dalam menjalankan misi mereka.

24 Aug 2026, 12:28